Beginilah malam..
Dekandensi sinar mentari menjadi redup.
Kelubung awan putih kembara entah kemana.
Nuansa indigo di angkasa bangkitkan imaji violet tentang asmara.
Rasa lelah di tepian jiwa telah tiba pada saatnya.
Dekandensi sinar mentari menjadi redup.
Kelubung awan putih kembara entah kemana.
Nuansa indigo di angkasa bangkitkan imaji violet tentang asmara.
Rasa lelah di tepian jiwa telah tiba pada saatnya.
Beginilah kelam...
Gairah bangkitkan khayalan bagai lekukan tubuh wanita.
Memandangnya menari gemulai membuai mata.
Keindahan yang membangkitkan mimpi-mimpi.
Mengajak bercinta dengan alam bawah sadar manusia.
Gairah bangkitkan khayalan bagai lekukan tubuh wanita.
Memandangnya menari gemulai membuai mata.
Keindahan yang membangkitkan mimpi-mimpi.
Mengajak bercinta dengan alam bawah sadar manusia.
Inikah mimpi.. Mata setengah terbuka saat hembusan angin menerpa.
Jendela mimpi itu terbuka dan mengajak masuk kedalamnya.
Rayuan dalam nyanyian merdu memudarkan kesadaran.
Lenyap pilu dan senduku saat melangkah menembus dimensi awan.
Jendela mimpi itu terbuka dan mengajak masuk kedalamnya.
Rayuan dalam nyanyian merdu memudarkan kesadaran.
Lenyap pilu dan senduku saat melangkah menembus dimensi awan.
Inikah mimpi...
Mata menangkap sebuah tempat yang tak pernah kukenal.
Deret keindahan terhampar di hadapan.
Surga..surga..surga..bibir tak berhenti berkata.
Satu-persatu kujamah kelembutan dan kedamaian membelai rasa.
Bagai pelukan hangat kekasih tercinta.
Mata menangkap sebuah tempat yang tak pernah kukenal.
Deret keindahan terhampar di hadapan.
Surga..surga..surga..bibir tak berhenti berkata.
Satu-persatu kujamah kelembutan dan kedamaian membelai rasa.
Bagai pelukan hangat kekasih tercinta.
Inikah surga...
Telaga jernih itu memancarkan aroma keharuman.
Namun bukanlah wangi azalea yang kupuja.
Ada rasa nikmat menggelitik untuk mendekat.
Telaga jernih itu memancarkan aroma keharuman.
Namun bukanlah wangi azalea yang kupuja.
Ada rasa nikmat menggelitik untuk mendekat.
Inikah surga...
Seraut wajah tersenyum tenang mengusap tangan ini.
Menuntun langkah lembut melewati telaga mimpi.
Kurasakan kedamaian namun tak kumengerti.
Seraut wajah tersenyum tenang mengusap tangan ini.
Menuntun langkah lembut melewati telaga mimpi.
Kurasakan kedamaian namun tak kumengerti.
Inikah mimpi?
Indahnya mimpi..
Harum itu menggoda hati..
Dan disinilah aku bermimpi...
Kurasakan belai lembut di pipi..
Mata terbuka seiring tetesan sejuknya embun pagi..
Membuatku terjaga dan menutup kembali jendela mimpi.
Ahh...dia di hadapanku menebar wangi dengan secangkir kopi...
Indahnya mimpi..
Harum itu menggoda hati..
Dan disinilah aku bermimpi...
Kurasakan belai lembut di pipi..
Mata terbuka seiring tetesan sejuknya embun pagi..
Membuatku terjaga dan menutup kembali jendela mimpi.
Ahh...dia di hadapanku menebar wangi dengan secangkir kopi...
Written by : Alina
Tks
Tks
0 komentar:
Posting Komentar